Helaian rambutnya menyusupi celah-celah jariku. Begitu pekat dan lebat, sepekat malam sebelumnya yang berlalu dalam diam. Aku tak bisa menahan keinginanku untuk terus merasakan wangi tubuhnya, merasakan hadirnya seolah tak ada esok untuk mengulangnya. Tak henti aku mendamba hangat dekapannya. Aku ingin lekat, menikmati setiap detik kesempatan bersamanya.
Tak henti memujanya. Tak henti menggilainya.
Tak ingin selesai,
mencintainya...
Tak henti memujanya. Tak henti menggilainya.
Tak ingin selesai,
mencintainya...

