Pages

good story from a good friend

Saturday, January 30

seorang pria bercerita padaku,
tentang kisah cintanya
tentang wanita yg telah mengenalkannya pada rasa sakit
tentang kesia-siaan sebuah pengorbanan.

wanita itu pergi,
memilih cinta lain
yang dianggap lebih baik dan jauh lebih berharga.
dan menghempaskan smua kenangannya bersama pria itu.

tidak hanya sekali terjadi,
bahkan dua.
tapi pria itu tetap menerimanya.
memaafkannya,
dan merengkuhnya kembali.

wanita itu meninggalkannya,
dengan cerita yang sama
berulang
terulang.
dan akan selalu kembali pada pria itu
ketika ia membutuhkannya
ketika ia tak memiliki lagi pegangan.

pria itu terluka,
jelas terluka.
tapi ia mencintai wanita itu.
bagaimanapun keadaannya.

hingga pada akhirnya pria itu belajar melepaskan,
dan mengabaikan rasa yang menyiksa.
mengabaikan wanita itu adalah kesakitan yang teramat sangat
terutama ketika wanita itu merindukannya.
tapi luka tetaplah luka,
dan cintapun kadang tak cukup kuat untuk menyembuhkannya.

tapi semua perlu belajar,
bahkan melepaskan sekalipun.
nikmati saja perih itu
karna kesakitan yang terasa sekarang akan menjadi kebahagiaan di masa mendatang.
tidak perlu takut
atau malu,
karna suatu saat kau akan berterimakasih karna pernah mengenalnya
berbagi hidupmu dengannya.

pria itu tersenyum
dan membiarkan waktu menjamahnya
membiarkan semua kenangan tetap berputar
dengan segala kesakitan dan tawa
dan menyadari,
bahwa ia pernah bahagia
dan akan tetap bahagia
walau dengan jalan yang berbeda.


.dedicated to friend.
:)



renungan awal tahun

Happy belated new year..
Sudah terlambat memang, tepatnya terlambat 30 hari,
tidak ada resolusi, tidak ada target,
hanya ingin mengambil semua kesempatan yg tahun lalu mungkin sempat terlewat
dan tidak ingin kecewa lagi.

Karna sering mengalami kekecewaan atas harapan-harapan yg selama ini telah terbangun dan tertata,
kali ini saya memilih untuk santai,
tidak mudah berharap,
pesimis mungkin
untuk meminimalisir rasa sakit yg timbul akibat jatuh dari ketinggian.

Tapi saya tahu, 'Gusti boten sare lan mesti paring dalan..'
meski bukan selalu yang kita inginkan, tapi Ia mencukupi semua hal yang kita perlukan..
Saya bukan orang yang religius,
bukan orang yang rajin berdoa dan rajin ke gereja,
tapi saya percaya, Dia tidak akan pernah meninggalkan saya,
dalam kekecewaan yang terdalampun masih akan selalu muncul pengharapan.

Tahun ini saya mencoba lebih mengoptimalkan apa yang saya punyai,
mungkin saya tidak bertalenta seperti anda-anda semua,
mungkin saya terlalu biasa untuk dikategorikan sebagai manusia,
tapi saya ingin berusaha.
Berusaha lebih keras dari yang anda bayangkan untuk menghidupkan semangat ini.
Semoga kali ini otak dan tangan saya lebih sinkron,
sehingga tidak sekedar menjadi pemikiran saja,
lebih nyata,
dan menghidupi.

God.bless.us
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS