That's All
Thursday, May 12
I can only give you love that lasts forever,
And a promise to be near each time you call.
And the only heart I own
For you and you alone
That's all,
That's all...
I can only give you country walks in springtime
And a hand to hold when leaves begin to fall;
And a love whose burning light
Will warm the winter's night
That's all,
That's all.
There are those I am sure who have told you,
They would give you the world for a toy.
All I have are these arms to enfold you,
And a love even time can't destroy.
If you're wondering what I'm asking in return, dear,
You'll be glad to know that my demands are small.
Say it's me that you'll adore,
For now and evermore
That's all,
That's all.
Wednesday, May 11
Aku menunggumu
di setiap malam untuk kepulanganmu
dan tak henti-hentinya mendoakanmu.
Memastikan hingga kamu tiba dengan selamat,
dan semuanya akan baik-baik saja.
Dan aku akan menemanimu
hingga kamu lelap,
menjagamu dari mimpi buruk,
mengecup keningmu,
dan berkata
“aku sayang kamu,”
Selamanya.
Walau lewat maya.
May 11th
it came over me in a rush
when i realized that i love you so much...
Sunday, May 8

Tidak ada salahnya berbagi.
tapi saya kurang suka bila saya sedang makan/minum lalu ada org yg tiba-tiba minta.bukan berarti saya pelit.hmm,begini, mmisalnya kamu sedang pergi bareng-bareng, nongkrong di cafe dan ada satu orang temanmu yg nggak pesen apa-apa tapi sibuk nyruput sana-sini.itu sangat mengganggu bagi saya.
saat sma, saya tinggal di asrama. disana kami mempunyai kebiasaan makan bersama. suatu ketika kakak kelas saya malas makan,tp dia ikut bergabung di meja makan. pertamanya dia minta sesuap makanan saya, ya sudah saya sih oke-oke saja.tapi kog berulang lagi, ya kan lama-lama saya kesal.akhirnya saya kasih piring saya ke dia.eh dia malah marah.
itu beberapa contoh kejadian tidak mengenakkan saat 'berbagi makanan'. Sedari kecil saya diajari untuk tidak pernah meminta milik orang lain. padahal yang namanya anak kecil kan masa-masanya pengenan. temennya punya makanan diminta, punya mainan baru direbut,punya baju baru nangis-nangis minta ke mamah. Dulu kalau sedang maen ke rumah tetangga trus tetangga saya ini makan, saya pasti cepet-cepet pulang,takut keburu pengen,hahaa.terus kalau saya punya jajanan dari mamah ga boleh dimakan di luar, pasti disuruh ngabisin dulu baru boleh maen lagi.takut anak tetangga pada rewel. tapi kalau punyanya banyak,pasti mamah nyuruh buat dibagi-bagiin ke yang lain.
pernah juga saya dimarahin bapak karena ngerengek-rengek mintain makanan kakak saya.saat itu kakak saya lagi makan trus saya minta nyicipin.kakak saya sih nggak marah, tapi bapak saya langsung nyuruh saya ngambil piring sendiri.
kebiasaan ini terbawa sampai sekarang. bahkan dijamu ketika bertamu dirumah orang saja saya berasa sungkan.kalau cuma disuruh sekali saya belom akan bergerak.Harus 2-3 kali baru saya mau ngambil suguhannya.sekarangpun saya sering menemui orang-orang yang suka meminta sebelum ditawari.saya juga nggak pelit kog,kalau saya punya ya saya bagi.tapi kadang risih juga ketika ada orang yang suka minta-minta gitu.Sebenarnya bukan masalah besar, ini hanya masalah kebiasaan saja. kebiasaan saya, ya kalau nggak ditawarin sama yang punya ya saya nggak akan minta, dan sebisa mungkin nggak minta.
God knows how i love him so.
Saturday, May 7
Sekarang hujan turun,
sepertinya dia tahu kalau waktunya tepat.
Disini terasa asing lagi,
terlalu lama kita berdiam,
terlalu banyak keegoisan terluapkan.
Perpisahan kita sangat terasa.
Seingatku kamu masih duduk di bangku ini bersamaku
Di tempat ini, aku dan kamu.
Kamu yang tidak bisa ditebak,
bersama ketidakcocokan kita.
Tidak lelahkah kamu dengan kesunyian ini?
Tidak lelahkah jika hanya mengamati dari jauh?
Dan sekarang aku masih duduk disini,
tidak untuk menunggu atau mengharapmu kembali.
Hanya berharap hujan akan menghapus semua kebersamaan kita
seakan tidak pernah ada.

"Atau mungkin kamu
akan kembali?"
pic: www.patio-gardenfurniture.co.uk
sepertinya dia tahu kalau waktunya tepat.
Disini terasa asing lagi,
terlalu lama kita berdiam,
terlalu banyak keegoisan terluapkan.
Perpisahan kita sangat terasa.
Seingatku kamu masih duduk di bangku ini bersamaku
Di tempat ini, aku dan kamu.
Kamu yang tidak bisa ditebak,
bersama ketidakcocokan kita.
Tidak lelahkah kamu dengan kesunyian ini?
Tidak lelahkah jika hanya mengamati dari jauh?
Dan sekarang aku masih duduk disini,
tidak untuk menunggu atau mengharapmu kembali.
Hanya berharap hujan akan menghapus semua kebersamaan kita
seakan tidak pernah ada.

"Atau mungkin kamu
akan kembali?"
pic: www.patio-gardenfurniture.co.uk
Friday, May 6
merindukan biru
merasakan ombak dan bertemu senja
menikmati pergantian warna
berharap menghapus rasa.
berharap menghapus rasa.
Subscribe to:
Posts (Atom)
