Pages

Meralat Doa

Monday, August 22



Malam ini aku ingin berbincang denganMu, tentang cita-cita,tentang harapan,
tentang doa yang selama ini aku daraskan.

Ini bukan permintaan,
hanya sebatas kebahagiaan yang dinantikan.
Tentang dengan siapa kelak akan berbagi mimpi, yang akan menjadi tujuan dari seluruh perjalanan.

Waktu ini hampir tidak ada lagi, seluruh perjuangan telah diupayakan, semua impian hampir di tangan.
tapi hati tak mau diajak pergi,
dia telah memilih siapa pemiliknya.


Ada banyak ketakutan bersarang,
ketakutan akan kesendirian, ketakutan akan sebuah awalan dimana semuanya tak akan sama.


Aku takut tak bisa lagi memeluknya
merasakan hadirnya di saat gelap menjelang
melalui perih hingga menangis bahagia dengannya
aku ingin dia ada dalam kehidupanku seterusnya.


Jangan,
Jangan sekarang
kalau boleh aku berharap lagi
kalau boleh kuralat doa yang pernah aku daraskan
tentang cita-cita dan harapan
aku ingin menyertakan dia
memasukkan namanya dalam setiap detail kehidupanku
karna dia yang akan menjadi cahaya
karna dia yang mejadikan adanya bahagia

Ini memang bukan cerita yang sempurna
tapi izinkan kami menuliskannya.

Hanya itu.

Hari Merdeka

Wednesday, August 17

http://crazymanga30.files.wordpress.com/2011/04/merah-putih-di-puncak.jpg


Tanah airku tidak kulupakan, kan terkenang selama hidupku

Biarpun saya pergi jauh tidak kan hilang dari kalbu

Tanahku yang kucintai, engkau ku hargai

Walaupun banyak negri kujalani yang masyhur permai dikata orang

Tetapi kampung dan rumahku di sanalah kurasa senang

Tanahku tak kulupakan, engkau ku banggakan



Ada sensasi sendiri ketika mendengar lagu ini. Perpaduan antara cinta yang sangat dalam serta kekecewaan. Miris. Lantunan kata-kata yang sangat luar biasa bagi saya, yang mengusik rasa memiliki akan bangsa ini. Saya selalu hampir menangis ketika menyanyikan lagu ini. Dari saya SD, lagu ini selalu saya nyanyikan setiap disuruh maju menyanyikan lagu wajib. Dan suatu hari nanti, saya ingin menyanyikannya di negeri orang ketika saya merindukan tanah air saya. Ya, suatu hari nanti.



Tanahku yang kucintai, engkau ku hargai..
Dirgahayu Indonesiaku!




vakum

Saturday, August 13

belum ingin menulis sesuatu untuk waktu dekat ini.
terlalu sibuk mengejar deadline skripsi dan pacaran :)

lucky i'm in love with him.
HYP.

that's why i go, the way you (should) know

Friday, August 5




Dulu menunggumu tak pernah membosankan. Kita selalu punya cara-yang tentunya tak biasa, untuk bisa saling mengerti. Dan herannya, kita memang miskin kata-kata, tapi itupun cukup untuk bahagia bersamamu. Sayangnya aku cuma manusia biasa, bukan yang dianugerahi kekuatan super untuk selalu mencintaimu tanpa mengharap balasan. Sederhana saja, aku tidak ingin menebak, aku ingin suatu kejelasan dan pengakuan. Aku ingin bahagia, dengan orang yang juga mencintaiku-pasti-bukan hanya sekedar hayalanku. Aku sudah lelah menebak, membuat sensasi semu untuk balasan perasaanku padamu. Aku lelah percaya tanpa dipercaya.


Sudah cukup tangisan dan luka yang tercipta karnamu.

Aku sudah lelah,
dan kuharap kamu bisa menerima kepergianku.

Soulmate

Pernah bertemu orang yang tiba-tiba saja punya banyak sekali kesamaan dengan dirimu? Saya pernah. Saya belum kenal lama,tapi bagi orang-orang di sekeliling kami, kami punya banyak kesamaan. Bukan kesamaan secara fisik, kalau itu jelas saja berbeda, tapi banyak hal, kesukaan-ketidaksukaan kami terlalu banyak yang sama. Kami tidak memiliki zodiak yang sama, dan jenis kelamin kami juga berbeda, tapi bagi saya ini bukan suatu kebetulan. Dalam bayangan saya orang ini sudah ada dalam kehidupan saya yang lalu. Kami mungkin sangat dekat, dan dalam reinkarnasi hidup yang saat ini kami dipertemukan kembali. Lucu sih, percaya tidak percaya, tapi siapa yang tahu? Orang yang seperti ini, memiliki chemistry yang tidak kita sangka-sangka. Tidak harus memiliki hubungan istimewa, tapi bisa sebagai cerminan diri kita. Kita bisa dimengerti, tanpa harus ada banyak kata.

Terimakasih

Monday, August 1


Terimakasih untuk secangkir kopi panas ketika sakit kepala mulai bersarang
Terimakasih untuk pelukan hangat saat angin malam membekukan
Terimakasih untuk senyuman yang senantiasa menguatkan

Untuk kepercayaan yang tak pernah usai
Untuk kesediaan menjalani dan berbagi bersama
Untuk kamu yang selalu ada,
tempat hati ini bermuara.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS