sugeng natal kagem sedaya kemawon
Friday, December 25
Wednesday, December 9
Wonogiri, kota kelahiran yang saya cintai, berada di jawa tengah bagian selatan yang berbatasan langsung dengan propinsi DIY dan Jawa Timur, samudra Hindia, serta kabupaten Sukoharjo dan Karanganyar. Saya kurang mengetahui data akurat tentang kota kelahiran saya ini, tapi yang saya tahu kota ini tidak ada toko bukunya. Toko buku yang saya maksud di sini adalah toko buku yang lengkap, yang menyediakan berbagai macam bacaan bagi berbagai macam golongan msyarakatnya. Toko buku yang saya ketahui hanya menyediakan buku - buku pelajaran sekolah, itupun saat saya masih SMP, sekarang keberadaan toko tersebut entah dimana. Ada juga satu agen koran yang cukup terkenal, tetapi agen tersebut hanya menyediakan koran dan majalah- majalah saja.
Saya sendiri dibesarkan pada keluarga yang suka membaca. Almarhumah simbah putri saya yang mengenalkan saya pada berbagai bacaan. beliau lah yang sering membawakan saya buku-buku setiap kali habis bepergian dari Bogor, tempat bude saya. Sejak TK saya sudah bergelut dengan majalah - majalah lama milik kakak saya. Waktu SD saya sering bolak - balik ke taman bacaan yang ada di kompleks Gereja saya untuk meminjam buku-buku karena untuk membeli buku-buku bacaan saya harus pergi ke Solo. Ada juga perpustakaan daerah, tetapi aksesnya sulit dan kemasannya tidak menarik. Untuk menjadi anggota diwajibkan meenyerahkan fotokopi tanda pengenal (waktu itu saya masih SD sehingga saya belum mempunyai KTP), dan juga harus membawa surat pengantar dari kelurahan dan kecamatan. Hal ini sangatlah merepotkan bagi anak seusia saya waktu itu.
Setelah kurang lebih lima tahun saya tidak berdomisili di Wonogiri,suatu hari saya mengunjungi taman bacaan yang berada di kompleks Gereja, saya sangat terkejut melihat keadaannya. Taman bacaan tersebut sepi sekali. Tiap hari belum tentu ada pengunjungnya. Buku-buku yang ada juga sangat terbatas jenisnya. Padaha pada zaman saya dulu taman bacaan ini selalu ramai pengunjung. Hal ini sangat memprihatinkan. Entah apa karena zaman sekarang siaran televisi sangat menjamur sehingga minat baca masyarakat berkurang atau memang karena koleksi dari taman bacaan tersebut sudah ketinggalan zaman.
Rendahnya minat baca dan kesulitan memperoleh bacaan ini membuat saya tergerak untuk memiliki toko buku sekaligus taman bacaan yang menyediakan berbagai macam bacaan. Jika saya sudah menyelesaikan studi, saya ingin bisa mendapat pekerjaan dan penghasilan yang layak sehingga dari penghasilan yang saya peroleh tersebut saya bisa mengembangkan minat baca di kota saya dengan cara mendirikan taman bacaan maupun pengadaan perpustakaan keliling seperti yang sudah dirintis oleh ibu negara, Ibu Ani Yudhoyono. Saya yakin, impian saya akan terwujudkan suatu saat nanti.Tentu saja, dengan bantuan semua pihak, masyarakat Wonogiri akan menemukan kembali imajinasinya yang selama ini lenyap.
Tuesday, December 8
The weather's cool. The folks are fine.
I'm in bed each night at nine.
P.S. I love you.
Yesterday we had some rain,
but all in all I can't complain.
Was it dusty on the train?
P.S. I love you.
Write to the Browns just as soon as you're able.
They came around to call.
I burned a hole in the dining room table.
And let me see, I guess that's all.
Nothing left to tell you, dear.
Except, each day seems like a year.
Everybody's thinking of you.
P.S. I love you.
P.S. I love you.
Sunday, December 6
menyedihkan bukan..
di hari libur saya lebih suka mengurung diri di kamar.
terlepas karna alasan tidak pny teman untk mghabiskan liburan.
teman kampus saya banyak.teman di luar kmpus juga banyak.
tp entah,tampaknya hari libur adalah hari yg sangat personal.
hari dmn kita bs mghabiskan waktu bsama kluarga dan orang2 yg kita sayangi.
masalahnya adalah, saya hidup jauh dari ortu,
sedangkan pacar berada jauh di ibukota.
teman2 saya bepergian dengan pacar2 mereka.
teman2 saya yg jomblo, entah dmn mereka, tampaknya saya kurang bs menjaga hub pertemanan jangka panjang..
alhasil kegiatan hari libur saya ya cuma mendekam di kost.
fesbukan, dengerin lagu, nonton dvd, merenung, ya gt2 terus..
kadang saya merasa sangat menikmati saat2 personal saya
saat dmn cuma ada saya dan saya, tidak peduli pandangan orang terhadap saya,
anti sosial mungkin,
tapi saya menikmatinya..
berbeda dengan hari ini,
senin besok, saya harus menjalani ujian akhir semester.
ini membuat hari libur ini berbeda.
ada sedikit ketakutan terbersit karna saya merasa semester ini saya kurang fokus,
dan merasa sangat2 tidak siap utk menghadapi ujian,
ditambah lg kondisi fisik yg sangat tidak mendukung suasana blajar.
saya butuh dukungan
dari kalian,
orang2 yg saya anggap dekat.
orang2 yg saya pikir akan ada disaat saya jatuh.
dari kalian yg sudah saya nomor satu kan.
tapi ternyata,
tidak satupun dari kalian yang ada disini.
tidak seorangpun yg menyapa,
dan menganggap keberadaan saya.
saya merindukan kehadiran kalian,
walau kadang maya,
tak apa,
karna itu merupakan suatu bukti kalian masi menganggap saya ada.
saya bnr2 rindu kalian,
siapa sajalah,
siapa saja yg berkenan ada untuk saya saat ini.
untuk berbagi kekhawatiran,
dan mengalihkan ketegangan yg terdoktrin di otak saya.
dan saya berharap smua dapat terlewati..
walau saya sendiri.
Friday, December 4
i see you out there
and i still stay
waiting for your smile
even though you not mine
It's October 29th
and i still hide
still haven't enough bravery
to know you
to see you clearly
It's October 29th, honey
and i have no more time
to see you again.
Goodbye.
Monday, November 23
rencananya mau bersenang2 dg ntn Jazz di Pasar Seni Gabusan,
tp mood bagus dikalahkan oleh guyuran hujan dan perasaan was2 karna maen kucing2an sama pacarnya tmn.
ditengah acara sbnrnya sudah berpikir untuk plg saja.tp karna keadaan membaik lalu dilanjut nontonnya.
panggung terakhir.
condrowasito.
dwiki darmawan.dewa bujana.
puncak acara.
setelah duduk ngesot sambil online pk hp aku pun beranjak menuju panggung trakhir.
beberapa saat kemudian aku baru sadar hpku satunya lenyap.
yg online masi aku bawa.
aku langsung menyeret tmnku untuk mencari.
kami pun berputar2.aku linglung.
di telpon bs.
di angkat.
suaranya lg dijalan.
kadang percakapan.
aku pasrah.
aku pulang.
di tengah jalan tmnku tiba2 berhenti.
nomorku menelpon.
ya Tuhan!
orangnya blg aku disuruh ngambil.
hari ini.nanti sore.
dia memberi no hp nya.
intinya hpku ketemu.
aku tenang lagi.
karna lelah mencari perut kamipun menjadi keroncongan.
aku dan teman2ku makan.
saat membuka dompet aku baru menyadari klo stnk motorku gak ada.
padahal td pas berangkat aku yakin aku membawanya.
aku panik.tp cuma 1 orang tmnku yg tau.2 lainnya tdk.aku sudah cukup merepotkan.
aku coba cari ditas.jg tdk ada.
ok,positive thinking.
mungkin ketinggalan di kost.
sampai dikost aku cari hasilnya juga nihil.
di celana.
lemari.
tas.
meja.
kantong jaket.
smua gak ada hasilnya.
kesimpulannya STNK ku ilang!
bntr lagi aku mw mengitari ruteku tadi mlm.
siapa tau kececer di jalan.
semoga ketemu ya..
doakan saya..
dan cukup sudah smua kesialan ini.
jangan ada yg hilang lagi.
amin.
Saturday, November 21
I promised I'd have you home before daylight
We do the best we can in a small town
Act like big city kids when the sun goes down
If it's not too late for coffee
I'll be at your place in ten
We'll hit that all night diner
And then we'll see
There's so many things I have to say
I'll stay up all night to hear about your day
We do the best we can in a small town
Act like kids in love when the sun goes down
If it's not too late for coffee
I'll be at your place in ten
We'll hit that all night diner
And then we'll see
There's a love that transcends
All that we've known of ourselves
And I'll wait for it to come
I'll wait for it to come
Well it's got to be strong to touch my heart
Through its shell
And I'll wait for it to come
I'll wait for it to come
itu lirik lagu berjudul "COFFEE" yg setau saya dinyanyikan oleh COPELAND,
yg hingga detik ini saya tdk tau apakah Copeland itu band atau seorang solois.
cerita dibalik lagu itu cukup menarik,
seorang teman, menyuruh saya mendengarnya.
dia sangat menyukainya.dan sering menyanyikannya,walau jujur saja,suaranya tdk cukup layak didengar..
hehehe..
kami berteman.bertukar cerita.bertukar pengalaman.bertukar duka lara.
hingga disuatu titik saya menyadari,bahwa saya mnyayanginya.
dan itu adalah suatu kesalahan.karna kami sama2 dimiliki oleh orang lain.
kami sadar.tp kami menikmati dosa itu.
dia adalah rumah bagi saya.
tempat dimana saya bs berteduh.saya aman.
sampai suatu ketika dia tidak lagi dimiliki.
dan saya sadar.posisi kami sekarang berbeda.
saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan yg sebelumnya tidak pernah dimulai.
dan saya kehilangan apa yang tidak pernah saya miliki.
saya kacau.
hubungan kami tidak lagi sama.
saya tidak bisa bersikap biasa padanya.
saya mencoba, mencoba bersembunyi dalam keceriaan yg biasanya menjadi ciri khas saya.
tapi saya lelah untuk berpura2 bahwa saya baik2 saja.
andai dia tahu...
