
aku ketagihan menuliskan dirimu, sayang.
karna dari sana akan muncul seulas senyum,
setitik airmata, dan percikan bahagia di sela-sela kelelahan yang tercipta.
setumpuk kesal akan binasa, berganti ketenangan rasa.
entah komposisi apa yang tersaji dalam pelukanmu,
senyaman sofa empuk berbalut selimut butut di musim penghujan,
selalu tercinta,
menghangatkan, tapi tak pernah membakar.
membungkus rasa, menjadikannya bahagia.
aku tak bisa berhenti, sayang.
aku tak bisa berhenti jatuh cinta padamu.
