Pages

Showing posts with label silly notes. Show all posts
Showing posts with label silly notes. Show all posts

Wednesday, October 3

pic: weheartit

Satu dari sekian ribu mimpiku bersamamu,
kita,
berdua,
berada dalam satu panggung yang sama...

janji

Tuesday, June 12


pic.from weheartit


 Lelaki         :     Udahlah, besok nggak usah pulang, aku lagi nggak pengen liat kamu pergi-pergi lagi.
Perempuan :     .........



akan tiba hari dimana janji akan ditepati. Tak ada lagi esok atau nanti, karna selamanya akan menjadi.
cepat pulang, cepat kembali jangan pergi lagi....

Featuring

Monday, April 9

Sudah lama saya sering iseng ngerekam suara saya yang lagi nyanyi-nyanyi. Tapi tentu saja, saya paling minder kalau harus memperdengarkannya pada orang lain. Saya tahu suara saya nggak jelek, tapi juga nggak bagus untuk didengarkan pada khalayak.hahaa.
Sampai suatu hari saya iseng ngirim rekaman nyanyian saya ke pacar. Beberapa hari tidak ada tanggapan dari dia, saya curiga email saya nggak nyampe. Maka akhirnya saya memberanikan diri untuk menanyakannya. Usut punya usut, katanya si pacar emang belum sempet ngecek emailnya.
Beberapa minggu kemudian ketika saya ketemu pacar, dia mengirimkan file .mp3 ke handphone saya. Pesannya, "Dengerinnya nanti ya,"
Dan voila! terdengarlah suara permainan bass-nya pacar dan di tengah-tengahnya tiba-tiba ada suara nyanyian saya (._.)"

Saya malu tapi terharu :')
Thank you, love.

bisa didengar di : http://mariapuz.tumblr.com/


Pilihan

Saturday, November 26

Keran air mataku bulan ini tampaknya sudah bocor. Tidak ada hari yang kulewatkan tanpa tetesan-yang akhirnya membentuk aliran sama, melewati garis2 halus di wajah, melewati senyuman yang biasanya tercipta karena kamu. Musim hujan juga datang tepat waktu. Seolah mengetahui bahwa aku butuh pengiring di hari perpisahanku. Semua tampak melodramatis, bahkan lagu di playlist yang diputar acak pun ikut menempatkan diri sebagai soundtrack, membawa mood semakin terombang-ambing. Sebenarnya bahagia, karna ada masa depan di sana, ada sebuah batu loncatan yang siap menopang, tapi mungkin hati yang belum siap.

"Ia terlalu bahagia bersamamu. Ia terlarut, karna sudah lama ia kehilangan rumahnya. Tak henti-hentinya ia menerbangkan harapannya, berharap pemiliknya mau mengubah rencana.
"


Ah, namanya juga pilihan, tidak melulu urusan hati, tapi juga perlu strategi. Mungkin takkan semudah sekarang untuk bisa memelukmu, takkan semudah ketika semua bisa dilakukan bersama. Tapi kamu akan selalu menjadi penunjuk arahku, kemana aku akan pulang.

Tanya hati

Sunday, November 20

Saya tidak ingin mencari-cari alasan untuk air mata yang terlanjur mengalir akhir-akhir ini. Bukan karna waktu semakin habis untuk dilalui, tapi mungkin ini suatu perjalanan yang harus-mau tak mau dilewati-untuk menguji kesungguhan dari setiap pilihan hidup.
Tidak ada yang lebih tahu dibanding diri kita sendiri, sejauh apa, sedalam apa- impian, cita-cita, mimpi yang ingin kita raih. Tidak ada yang lebih berhak dibanding diri kita sendiri dalam menentukan ukuran kebahagiaan hidup kita. Apakah masing-masing sama? Ataukah semua yang umum, bisa dianggap bahagia?

Part time traveller, full time daughter

Monday, October 10

~Bali, tujuh-delapan-sembilan bulan sepuluh tahun (duaribu) sebelas~


Sebenarnya tujuan utamanya hanya mau bertemu dengan orang yang udah nyariin data buat skripsi saya, jadi cari praktisnya aja dengan nginep di daerah Kuta. Walau ga tau jalan tetep bisa (sok-sokan) melancong bermodalkan kaki yang sehat :p

Inside of Me

Wednesday, September 21

Favorites.
Rain, Citylight,



Nightfall, Morning breeze,
Books, Travel magazine, National Geographic,

Cats,



Shoes, Canvas bag,
Cappucinno,

Interior design,
Yellow,



Dislikes.
Any kind of reptile, Romantic poems, Sunny day, pure Milk, Avocado,
make some pose for photo, Cutting hair.



Dream.
around the world with you.

Idaman

Wednesday, September 7

Malam ini aku melewatkan malam panjang untuk melamunkan suatu masa depan.
Kamu tahu, semuanya kumimpikan bersamamu.



Ini rumah kita. Aku tak ingin terlalu luas, cukupan saja. Cukup untuk kita berempat, kita, dan anak-anak kita, atau bahkan kamu ingin jumlahnya menjadi lima? Halaman depan kita luas dan berpagar rendah, kita menanaminya dengan rumput dan bebungaan. Disana anak-anak kita akan menghabiskan waktu berlarian kesana kemari bersama seekor anjing penurut. Jangan khawatir, mereka tak akan kepanasan karna aku telah menanami halaman kita dengan beberapa pohon rindang. Sedangkan didepan pintu, kucing kita yang jahil duduk memperhatikan mereka sambil mendengkur halus.

Disetiap pagi kamu akan terbangun dan menemukan aku di sampingmu. Aku akan mengecup keningmu dan berucap, "Halo, selamat pagi,". Sesudah itu kita akan membuat sarapan bersama sambil sesekali mencuri kesempatan untuk berciuman sebelum anak-anak mulai bangun dan menyibukkan kita. Kita akan berkumpul disuatu meja makan sambil merencanakan apa saja yang akan kita jalani sehari kedepan. Kita akan memberi mereka pelukan sebelum mereka berangkat sekolah, membawa mereka berenang, ataupun sekedar piknik di halaman. Kita akan melihat mereka tumbuh dewasa bersama.

Sambil menunggu senja kamu akan memainkan musik dikelilingi anak-anak yang bersendau gurau selagi aku menyiapkan kue-kue cantik sebagai camilan. Dan disaat gelap datang, kamu akan menemuiku di ujung ranjang yang sama seperti saat kamu membuka mata. Kau akan mengisahkan harimu, begitupun dengan aku. Kita akan berpelukan dan saling menguatkan dalam cahaya temaram yang hangat. Kita akan selalu bersama melawan waktu yang terus berjalan. Kamu akan mengecup keningku dan aku akan berkata, "Aku mencintaimu, sayang," dan kitapun akan lelap dalam pelukan sang malam.


Tidak ada kata yang tepat untuk mengakhiri lamunanku selain mengamininya.
Ya, aku berharap kita bisa melewatinya.

Emosi



Mencintaimu ternyata bisa membuatku menjadi manusia paling sabar di jagad ini. Padahal semua orang tahu, bagaimana grafik tingkat emosiku sebelumnya. Aku yang meledak-ledak, disandingkan denganmu, yang mendapat predikat orang paling baik sedunia. Mungkin memang harus seperti itu. Salah satu harus menjadi peredam. Ketika aku terbawa emosi, aku ingin ada kamu, yang tersenyum, yang akan memeluk dan membuatku tenang. Tapi jika keadaan sudah terbalik, aku akan mempertaruhkan harga diriku ketika melihatmu berusaha menahan emosi. Aku sakit. Aku tidak mau melihatmu seperti itu. Aku ingin kamu tetap tenang, berpikir jernih. Rasanya aku ingin memelukmu hingga emosi itu tumpah kepadaku, dan kamu akan menjadi seperti sedia kala, yang sabar, yang tersenyum menghadapi segalanya.


Kamu tahu, itu semua karna aku cinta kamu.
dan aku bersyukur memilikimu.

Soulmate

Friday, August 5

Pernah bertemu orang yang tiba-tiba saja punya banyak sekali kesamaan dengan dirimu? Saya pernah. Saya belum kenal lama,tapi bagi orang-orang di sekeliling kami, kami punya banyak kesamaan. Bukan kesamaan secara fisik, kalau itu jelas saja berbeda, tapi banyak hal, kesukaan-ketidaksukaan kami terlalu banyak yang sama. Kami tidak memiliki zodiak yang sama, dan jenis kelamin kami juga berbeda, tapi bagi saya ini bukan suatu kebetulan. Dalam bayangan saya orang ini sudah ada dalam kehidupan saya yang lalu. Kami mungkin sangat dekat, dan dalam reinkarnasi hidup yang saat ini kami dipertemukan kembali. Lucu sih, percaya tidak percaya, tapi siapa yang tahu? Orang yang seperti ini, memiliki chemistry yang tidak kita sangka-sangka. Tidak harus memiliki hubungan istimewa, tapi bisa sebagai cerminan diri kita. Kita bisa dimengerti, tanpa harus ada banyak kata.

terlambat

Monday, June 6

banyak cerita yang belum sempat kubagi denganmu
banyak mimpi yang seharusnya teraih
seharusnya ada kamu
seharusnya bersamamu.

:)

sekedar selamat malam

Wednesday, May 11

Aku menunggumu

di setiap malam untuk kepulanganmu

dan tak henti-hentinya mendoakanmu.

Memastikan hingga kamu tiba dengan selamat,

dan semuanya akan baik-baik saja.

Dan aku akan menemanimu

hingga kamu lelap,

menjagamu dari mimpi buruk,

mengecup keningmu,

dan berkata

“aku sayang kamu,”

Selamanya.

Walau lewat maya.


May 11th

it came over me in a rush

when i realized that i love you so much...

Bangku

Saturday, May 7

Sekarang hujan turun,
sepertinya dia tahu kalau waktunya tepat.
Disini terasa asing lagi,
terlalu lama kita berdiam,
terlalu banyak keegoisan terluapkan.

Perpisahan kita sangat terasa.
Seingatku kamu masih duduk di bangku ini bersamaku
Di tempat ini, aku dan kamu.
Kamu yang tidak bisa ditebak,
bersama ketidakcocokan kita.

Tidak lelahkah kamu dengan kesunyian ini?
Tidak lelahkah jika hanya mengamati dari jauh?

Dan sekarang aku masih duduk disini,
tidak untuk menunggu atau mengharapmu kembali.
Hanya berharap hujan akan menghapus semua kebersamaan kita
seakan tidak pernah ada.





"Atau mungkin kamu
akan kembali?"











pic: www.patio-gardenfurniture.co.uk

DIA

Sunday, October 24

pic from: fakhriprasetyo.blogspot.com/2010/09/wanna-be-dream-bender


Kehadirannya tidak pernah kuperhitungkan. Selama ini dia memang ada. Berlarian di sekitarku. Kadang membawa letupan – letupan emosi dari dalam dirinya yang sering mengejutkanku.

Dia mengisi banyak bagian kosong yang tanpa kusadari butuh banyak pengisi. Aku tidak memintanya, dan dia juga tidak pernah menawarkannya. Dia menambal hati yang patah, menata, membawa nafas baru bagi hati yang hampir mati.

Dia membuat jatuh cinta, menebar asmara. Membuat dunia beralih rupa menjadi surga. Surga untukku. Bukan surganya.

Tanpa disadari dia menjadi begitu berharga. Bagaimana mungkin bisa dipungkiri – dia begitu indah, dia yang tidak pernah bisa teraih.

Bayangannya semakin memudar seiring berdetaknya kehidupan yang ia ciptakan. Seketika dia akan melepas, dan membiarkan kepergian menjemput cinta yang mulai tumbuh. Aku mencarinya ke setiap sudut hatiku, tempat dimana biasa ia menyembunyikan dirinya. Tapi dia tak ada.

“But God I miss the girl,
And I'd go a thousand times around the world just to be
Closer to her than to me.”
( Aubrey – Bread )

Kulihat dia di esok pagi yang hangat, dia yang tetap kucinta – melayang di luar sana bersama hati yang patah. Bukan, bukan hatiku yang bersamanya.


Dia yang akan selalu ada disekitarmu, tanpa bisa kau miliki.

God knows it would be the first time

Tuesday, September 28

Untuk pertama kalinya, aku menangisi rasa cintaku padanya.
Menangisi kebahagiaan yang aku rasakan ketika bersamanya.
Membiarkan air mata itu jatuh,
luruh bersama luka karna tak pernah bisa memilikinya.

Coffee

Saturday, November 21

There's plenty of time left tonight
I promised I'd have you home before daylight
We do the best we can in a small town
Act like big city kids when the sun goes down

If it's not too late for coffee
I'll be at your place in ten
We'll hit that all night diner
And then we'll see

There's so many things I have to say
I'll stay up all night to hear about your day
We do the best we can in a small town
Act like kids in love when the sun goes down

If it's not too late for coffee
I'll be at your place in ten
We'll hit that all night diner
And then we'll see

There's a love that transcends
All that we've known of ourselves
And I'll wait for it to come
I'll wait for it to come
Well it's got to be strong to touch my heart
Through its shell
And I'll wait for it to come
I'll wait for it to come



itu lirik lagu berjudul "COFFEE" yg setau saya dinyanyikan oleh COPELAND,
yg hingga detik ini saya tdk tau apakah Copeland itu band atau seorang solois.
cerita dibalik lagu itu cukup menarik,
seorang teman, menyuruh saya mendengarnya.
dia sangat menyukainya.dan sering menyanyikannya,walau jujur saja,suaranya tdk cukup layak didengar..
hehehe..
kami berteman.bertukar cerita.bertukar pengalaman.bertukar duka lara.
hingga disuatu titik saya menyadari,bahwa saya mnyayanginya.
dan itu adalah suatu kesalahan.karna kami sama2 dimiliki oleh orang lain.
kami sadar.tp kami menikmati dosa itu.
dia adalah rumah bagi saya.
tempat dimana saya bs berteduh.saya aman.
sampai suatu ketika dia tidak lagi dimiliki.
dan saya sadar.posisi kami sekarang berbeda.
saya memutuskan untuk mengakhiri hubungan yg sebelumnya tidak pernah dimulai.
dan saya kehilangan apa yang tidak pernah saya miliki.
saya kacau.
hubungan kami tidak lagi sama.
saya tidak bisa bersikap biasa padanya.
saya mencoba, mencoba bersembunyi dalam keceriaan yg biasanya menjadi ciri khas saya.
tapi saya lelah untuk berpura2 bahwa saya baik2 saja.


andai dia tahu...
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS