Pages

Meralat Doa

Monday, August 22



Malam ini aku ingin berbincang denganMu, tentang cita-cita,tentang harapan,
tentang doa yang selama ini aku daraskan.

Ini bukan permintaan,
hanya sebatas kebahagiaan yang dinantikan.
Tentang dengan siapa kelak akan berbagi mimpi, yang akan menjadi tujuan dari seluruh perjalanan.

Waktu ini hampir tidak ada lagi, seluruh perjuangan telah diupayakan, semua impian hampir di tangan.
tapi hati tak mau diajak pergi,
dia telah memilih siapa pemiliknya.


Ada banyak ketakutan bersarang,
ketakutan akan kesendirian, ketakutan akan sebuah awalan dimana semuanya tak akan sama.


Aku takut tak bisa lagi memeluknya
merasakan hadirnya di saat gelap menjelang
melalui perih hingga menangis bahagia dengannya
aku ingin dia ada dalam kehidupanku seterusnya.


Jangan,
Jangan sekarang
kalau boleh aku berharap lagi
kalau boleh kuralat doa yang pernah aku daraskan
tentang cita-cita dan harapan
aku ingin menyertakan dia
memasukkan namanya dalam setiap detail kehidupanku
karna dia yang akan menjadi cahaya
karna dia yang mejadikan adanya bahagia

Ini memang bukan cerita yang sempurna
tapi izinkan kami menuliskannya.

Hanya itu.

No comments:

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS