
Dulu menunggumu tak pernah membosankan. Kita selalu punya cara-yang tentunya tak biasa, untuk bisa saling mengerti. Dan herannya, kita memang miskin kata-kata, tapi itupun cukup untuk bahagia bersamamu. Sayangnya aku cuma manusia biasa, bukan yang dianugerahi kekuatan super untuk selalu mencintaimu tanpa mengharap balasan. Sederhana saja, aku tidak ingin menebak, aku ingin suatu kejelasan dan pengakuan. Aku ingin bahagia, dengan orang yang juga mencintaiku-pasti-bukan hanya sekedar hayalanku. Aku sudah lelah menebak, membuat sensasi semu untuk balasan perasaanku padamu. Aku lelah percaya tanpa dipercaya.
Sudah cukup tangisan dan luka yang tercipta karnamu.
Aku sudah lelah,
dan kuharap kamu bisa menerima kepergianku.
No comments:
Post a Comment