Selamat malam menjelang pagi,
Di waktu ini, kami berusaha terjaga, mengamati, menanti, memastikan kalian menutup hari.
Kami sering tak peduli, bahwa esok pagi mentari masih harus ditemui. Yang kami tahu, kalian belum sepenuhnya terselimuti.
Apakah pagi mau berkompromi? Setahu kami, Ia tetap berlari. Tak peduli kami sudah menggeluti diri sedangkan kalian masih di alam mimpi.
Sering kami tak dapat kesempatan untuk memiliki karna kalian sibuk mewujudkan mimpi.
Marahkah kami? Bencikah kami? Tidak, kami hanya ingin kalian berbagi, mengetahui porsi, dan kami akan tahu diri.
Jangan anggap kami ini duri, penghalang dari mimpi. Kami memang iri, tapi kami ingin kalian beriang hati, karna itu sumber kekuatan kami.
Kami memang hanya sosok pengisi, tapi kami lebih dekat dari mimpi.
Kemari, jangan berhenti.
Karna kami akan tetap menanti.
~np. Payung Teduh - Resah

No comments:
Post a Comment