Tidak semua berjalan seperti apa yang kau kehendaki. Siap tidak siap kau harus belajar menghadapinya. Belajar untuk terjun lalu basah, bukan hanya terdiam di pinggir sebagai penonton. Pada akhirnya kau akan belajar menyelesaikan masalahmu sendiri. Untuk tetap berpikir kala air mata sudah menggenang di pelupuk matamu, untuk tetap tenang kala emosi sudah memuncak di ubun-ubun.
Jangan terlalu bergantung akan sekitar. Karna tidak setiap saat kau dikelilingi bantuan. Tidak setiap saat kau punya yang diandalkan. Akan tiba saatnya ketika hanya dirimu lah satu-satunya yang bisa kau andalkan. Satu-satunya yang kau percaya.
Kau hanya perlu menarik napas panjang, menyadari keberadaanmu, menyadari situasimu. Biarkan kekosongan mengisi. Tak perlu takut kepayahan, pasti akan ada jalan.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment